Rabu, 13 Juni 2012

bersyukur, ikhlas, dan jujur

aku harus banyak belajar bagaimana bersyukur, ikhlas dan jujur.

susah banget punya ketiga sifat itu. gimana ya caranyaaa 
soalnya aku yakin aku nggak akan bisa jalani hidup dengan tenang kalo gak punya ketiga sifat itu.
kalo cuma punya satu ya sama aja dong.

bersyukur
aku itu kurang bersyukur. atas apa yg udah aku punya. aku masih sering mengeluh ini itu padahal semua yang aku inginkan tersedia. meskipun nggak semuanya. aku selalu melihat ke atas. jauuuuh ke atas. yang nggak mungkin juga aku jamah. harusnya aku bisa melihat ke bawah. masih banyak yang lebih tidak beruntung daripada aku.

ikhlas
aku masih nggak bisa ikhlas. ikhlas dalam maksud 'melepas' sesuatu, atau 'melupakan', atau 'merelakan'.
ya semacam itu lah. susah banget belajar buat ikhlas. kalo mau ikhlas kita kudu sabar. nah aku orangnya gak sabaran. mesti pinginnya cepet, pinginnya instan. gimana bisa tercapai ?
ikhlas untuk melepas, melupakan, merelakan dan sejenisnya... aku juga masih nggak bisa ikhlas untuk itu.

termasuk bagian dari masa lalu yang harusnya di 'ikhlas'kan, aku masih nggak bisaaaaa. 
masa laluku, has his own way, own life, own friends, own environment, own love exactly. so I have to move. I have to move on. I've try mine. so far, it works. but I don't know what will happen in the future. 'cause I have my own way, life,friends,environment,love too.

jujur
aku nggak bisa jujur. jujur sama orang lain. sama temen,keluarga, bahkan sama diriku sendiri aku nggak bisa jujur. aku sering berbohong. terutama soal perasaan. selalu aku sembunyikan buat diriku sendiri. tapi ya itulah aku. aku nnggak mau orang tau terlalu banyak tentang aku. bahkan keluarga sekalipun.
banyak yang sebenarnya aku ingin sampaikan, aku ingin nngomong. tapi ..
males.
males ngomong. mendingan ngetik di blog


Tidak ada komentar:

Posting Komentar